Minggu, 13 Januari 2013

MENJUAL JERSEY GRADE ORI, PLAYER ISSUE DENGAN HARGA BERSAHABAT

Jersey merupakan baju kebanggaan  bagi Anda yang sangat ngefans dunia olahraga salah satunya adalah sepak bola. Kalau kita ngefans suatu club sepak bola hanya lisan saja tentu orang lain tidak percaya, maka dari itu jersey adalah salah satu pembuktian bahwa kita adalah fans berat dari club tersebut. 

Format Order List :

JERSEY
-Club  -  Size - grade ori /player issue / techfit custom name - player name
contoh: MU Home Lengan Pendek  - size S - grade ori - ihsan #10


SIZE CHART

JERSEY KW THAILAND GRADE ORI (P x L)
-S = 70x52
-M = 72x54
-L = 74x57
-XL = 78x59


*Size Jersey S-XL
*Beberapa jersey dengan size tertentu bisa saja out of stock sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.



1. Barang yang kami jual, kami pastikan kualitas yang terbaik. JAMINAN MUTU CASHBACK 100% (Syarat dan ketentuan berlaku).
2. Harga yang murah tapi bukan murahan.
3. Jangan pernah berkomentar sebelum pernah membelinya.
4. Pilihan Jersey & Jaket sangat lengkap karena saya ambil langsung dari supplier di sini yang memang mempunyai banyak pilihan.

PEMBAYARAN MELALUI :
*Bank BNI (no rekening by request)

*Bank BCA ( no rekening by request)

* Sms / Call : 089696824403



*Pembayaran harus dilakukan sebelum barang dikirim.
*Pembayaran TANPA bukti transfer, dianggap BELUM TRANSFER. Jadi simpan baik2 bukti pembayaran anda.














 





Jersey list line Grade ori
SPAIN
-          Barca / home dan away (MAN AND LADIES)



-          Real Madrid / home dan away (MAN AND LADIES)
-          Atletico Madrid / home dan away

ENGLAND
-          Man.United / home dan away (MAN AND LADIES)



-          Chelsea / home dan away (MAN AND LADIES)








-          Man. City / home dan away (MAN AND LADIES)







-          Arsenal / home dan away (MAN AND LADIES)




-          Liverpool / home dan away (MAN AND LADIES)




-          Totenham / home dan away




ITALIA
-          Juventus / home dan away (MAN AND LADIES)






-          Inter Milan / home dan away (MAN AND LADIES)




-          Ac Milan / home dan away (MAN AND LADIES)


-          Roma / home
LIGA LAIN
-          Dortmund / home dan away




-          Bayern munchen / home dan away (MAN AND LADIES)


-          PSG / home dan away




Mungkin bagi Anda yang sangat sayang dengan jersey Anda,Terindikasi akan memberi tips cara mencuci Jersey. Berikut ini adalah tipsnya,


Langkah Tepat Mencuci Jersey : 

1. Taburkan deterjen pada setengah ember ukuran sedang

2. Aduk air dalam ember tersebut sampai berbusa

3. Masukan jersey kedalam ember

4. Rendam selama kurang lebih 3 menit (warning : jangan terlalu lama)

5. Jersey dicuci dengan cara diangkat dan dicelupin berulang2, jangan sampai dikucek!

6. Setelah itu masukan jersey ke dalam ember yang diisi air bersih

7. Angkat dan celupkan secara berulang2 sampai deterjen hilang

8. Jangan sekali-kali memeras dengan cara diplintir, cukup diangkat dan biarkan air turun dengan sendirinya

9. Jemur jersey dengan menggunakan gantungan dan jangan sampai terkena sinar matahari langsung.

 

CONTOH GAMBAR JERSEY GRADE ORI

CONTOH GAMBAR JERSEY GRADE ORI

 

CONTOH GAMBAR JERSEY TECHFIT

CONTOH GAMBAR JERSEY PLAYER ISSUE (PI)

(INFO BOLA)


Kritik Pedas Tidak Jatuhkan Mental Hart

Andrea Pirlo (Depan) mengeksekusi penalti dengan tendangan cungkil ke gawang Joe Hart (Belakang) di Euro 2012 (Foto: Getty Images)
Andrea Pirlo (Depan) mengeksekusi penalti dengan tendangan cungkil ke gawang Joe Hart (Belakang) di Euro 2012 (Foto: Getty Images)
Apakah Anda masih ingat momen saat Andrea Pirlo menaklukkan Joe Hart di perempat final Euro 2012 lalu? Bermain imbang dalam waktu normal dan perpanjangan waktu, pertandingan antara Italia dan Inggris pun harus dilanjutkan dengan "tos-tosan".
Salah satu algojo penalti Gli Azzurri pada laga itu adalah Pirlo. Dengan dinginnya, Pirlo melepaskan tendangan cungkil dari titik putih yang berhasil mengecoh Hart.
Kritik lantas muncul dan dialamatkan kepada Hart. Kiper tim nasional Inggris ini mengaku, dirinya tidak ambil pusing dengan kritik yang kerap dia terima di Euro 2012 lalu.
"Pada masa lalu, aku beruntung menerima sejumlah pujian. Tetapi saat beberapa pengamat memberikan penilaiain, aku biasanya tidak mempedulikan apa yang mereka katakan," tegasnya, seperti dikutip dari Mirror .
Hart menganggap, seorang pemain profesional harus bersedia menerima pujian sekaligus kritik. Dari kritik tersebut, kiper berusia 25 tahun tersebut berusaha memperbaiki apa yang kurang dari penampilannya di lapangan hijau.
"Kritik sama sekali tidak mempengaruhi kehidupanku. Apapun yang pengamat katakan tentang diriku, aku yakin, mereka pernah membicarakan hal yang lebih buruk sebelumnya," sambung hart.
Italia akhirnya melenggang ke semifinal setelah menang dalam drama adu penalti dan bertemu Jerman. Banyak kalangan menilai, Hart terlalu percaya diri dan menganggap dirinya mampu dengan mudahnya menghalau tendangan Pirlo.
Pirlo sempat mengomentari kepercayaan diri berlebih yang ada dalam diri Hart saat berusaha menangkis tendangannya. "Aku tidak peduli apa yang Pirlo katakan, karena dia mencetak gol dan kami tersingkir. Itu sangat melukaiku lebih dari komentarnya," ungkapnya soal kegagalan The Three Lions. (Yosua)

Lazio dan Tottenham Sama-Sama Dituntut UEFA

Lazio dituntut UEFA akibat ulah fansnya. (Foto: Getty Images)
Lazio dituntut UEFA akibat ulah fansnya. (Foto: Getty Images)
Lazio mendapatkan tuntutan dari UEFA terkait dugaan aksi rasialis para suporternya pada laga Europa League melawan Tottenham Hotspur 22 November lalu. Suporter Lazio mengolok-olok Tottenham dengan chants "Juden Tottenham" pada laga yang berakhir 0-0 di Stadio Olimpico tersebut.
UEFA juga mengumumkan The Lilywhites turut mendapat tuntutan akibat sebagian ulah penonton yang mengganggu dalam laga tersebut.
"UEFA telah membuka prose disipliner menuntu S.S. Lazio. TUntutan terkait dugaan aksi rasialis suporter Lazio saat laga Europa League Grup J 0-0 melawan Tottenham Hotspur di Roma pada 22 November 2012," tulis pernyataan resmi UEFA.
"Proses ini juga akan dilakukan terkait pelemparan misil dan/atau kembang api oleh suporter mereka, insiden yang tak berkaitan dengan olahraga, telatnya tim datang ke stadion, dan telatnya memberikan daftar tim."
UEFA sendiri akan mengadakan dengar pendapat terkait kasus-kasus itu pada pertemuan disipliner, 24 Januari mendatang. (JoP